Friday, 15 June 2012

PUISI

Puisi Penderitaan

Penderitaan Rakyat
Betapa deritanya rakyat ini
Rakyat bagai lautan api
Setapak kaki terhanyut sepi
Kala mentari bercerita
sedih

Pemimpin setia akan janji
Janji yang dapat ditepati
Kini berdebu dimakan hari
Komunis, politis, korupsi
Janji hati saat bermimpi


Penerus pejuang apa seperti ini?
Tak peduli tangan derita batin
Mengemis, tertindas, dan mengais
Mana pemimpin bangsa ini?
Bertumpah darah untuk negri
Berdaulat, makmur, dan adil


Ciptaan: Risang R.A


Puisi Cinta

Cinta Yang Agung

Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu..


Apabila cinta tidak berhasil
…Bebaskan dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..


Tapi..ketika cinta itu mati..
kamu tidak perlu mati bersamanya

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh..


(Kahlil Gibran)



Puisi Harapan

Puisi Harapan Hidup seorang Bajingan

Kuterpaku dalam keinginan yang seharusnya tak ku jalankan
Namun ku tak bisa tuk membantah atopun mengelaknya
Rasa keinginan yang tinggi membalut pikiran
Meski hati berkata jangan namun ku tak kuasa tuk menahan

Berjalan dan mengikuti ruang hitam
Yang mungkin jika tiba saatnya nanti ku kan terbawa dalam sebuah kehancuran
Kan terbawa dalam sebuah kegelapan
Kusadar akan apa yang ku lakukan itu salah

Namun apa daya rasa ke inginan yang kuat tak mampu ku taklukkan
Entah sampai kapan ku kan terus berjalan dan terus berjalan
Berjalan dalam liku kehidupan yang salah dan penuh dengan kegelapan
Hati kecil dan jiwa yang terang telah ku coba tuk menahan

Sesaat ku tersadar dan berdoa kepada sang tuhan
Oh TUHAN, Kirimkanlah seseorang tuk membawaku dari lubang hitam
Yang dipenuhi dengan kegelapan dan kemungkaran
Dan dapat mengubahku menuju jalan kebenaran
Yang penuh dengan kedamaian,menuju dunia yang terang
Dan tak akan pernah terjerumus lagi kedalam lubang kehancuran

Kutuliskan puisi jalan hidup dan sebuah harapan
Dalam buku harian seorang bajingan




No comments:

Post a Comment